085927484535 mail@himatikauny.org

Pelangi?

Oleh: Naai_chan

 

Akankah pelangi itu hadir lagi setelah lama tak dipercaya

Tak sadar ternyata kejauhan terasa dekat

Tak terpikir akan sedekat karib

Kerana hilangnya cahaya abadi sebelum pelangi datang

 

Kini hati itu keras nan beku bagai es yang tak mencair

Sekian lama kesedihan mendera dalam jiwa yang dalam

Akibat kerinduan yang tak tersampaikan

 

Berulang kali air mata itu terjatuh

Seolah tersenyum, namun luka itu tak pernah terobati

Seakan hanya menjadi sepercik kebahagiaan semu

 

Mencoba tuk melupakan, tapi tak pernah bisa

Ingatan itu semakin melekat dalam hati dan jiwa

Namun waktu terus berputar dan berlalu

Waktu tak akan kembali lagi dan semua telah terjadi

 

Sedangkan, kehidupan terus mengalir

Tak pernah berhenti pada titik tentu

Raga ini masih hidup, nyawa ini masih ada

 

Perjuangan belum berakhir, masih di ujung jalan pembuka

Teringat akan pesan ayah bunda

Yang selalu datang menghibur tuk bangkit

Jika mereka tak disampingku, hampa sekali terasa

Orang yang selalu diperjuangkan tuk menggapai ridhlo-Nya

 

Tanpa mereka hidupku tiadalah arti

Yang selalu sadarkan daku akan hidup

Meski tanpa cahaya abadi itu di dunia yang fana ini

Yakin kan kembali dan bertemu lagi

Namun, perjumpaan itu terasa sangat jauh

Tak tahu kapankah itu

 

Ketabahan hati yang selalu ada dalam diri

Kuatkan hati yang selalu rapuh

Pesan itu kan menjadi pengingat abadi

Serta amalan tak kan pernah terhenti

Selama nafas ini berhembus

Bagai untaian doa yang terukir

 

Ceria menjadi senjata utama tuk pahami arti hidup

Tetapi, kebangkitan itu tak secepat apa yang terlihat

Sendiri dalam diam tuk berjuang kembali

Pelangi itu ternyata hadir membawa senyum dan tawa

Hidup ini memanglah tak semudah yang terlintas

Namun, kenyataan haruslah dijalani

Benar memang, takut harus dilawan