get_header(); $show_default_title = get_post_meta( get_the_ID(), '_et_pb_show_title', true ); $is_page_builder_used = et_pb_is_pagebuilder_used( get_the_ID() ); ?>

Pada Jumat, 03 April 2020 P2 HIMATIKA UNY menyelenggarakan acara Talksow via Instagram dengan tema “Corona dalam Persektif Matematika.“ Dengan collaborasi dari Kak Rifaldy Fajar dan Kak Prihantini. Acara ini dimulai pukul 19:30 – 21:00 WIB. Dalam web beliau, Kak Rifaldy dengan judul Model Matematika Sederhana untuk Kasus Wuhan Novel Coronavirus alias COVID-19 di Indonesia. “Kalau kita serius memerangi dan tidak banyak gaya. Semoga harapannya paling lambat 2 bulan lagi bisa finish. Semangat!” Paparnya dalam web tersebut.

Model yang digunakan pada kasus ini adalah model matematika dasar dan sangat sederhana, SIR, untuk melihat bagaimana kondisi fenomena penyebaran penyakit COVID-19 kedepannya khusus di Indonesia. Berdasarkan hasil simulasi tersebut, terlihat bahwa kemungkinan penyakit COVID-19 akan berakhir sekitar 2 bulan lagi yang artinya Ramadhan tahun 2020 ini dibersamai dengan kondisi COVID-19.

Mari perangi corona, topik inilah yang akan dibahas terlebih dahulu oleh pembicara selanjutnya yaitu oleh Kak Prihantini. Pengenalan COVID-19 hingga proses penyebarannya telah dipaparkan. Kali ini model yang digunakan oleh Kak Prihantini adalah Model Cafe Mortality Rate (CFR). Model ini adalah angka kematian yang disebabkan oleh penyakit tertentu pada periode waktu tertentu dibagi jumlah kasus dari penyakit tersebut. Prediksi dengan case masyarakat masih aktif beraktifitas di luar. Sehingga semakin lama, penambahan jumlah orag yang positif terinfeksi COVID-19 semakin bertambah. “Hasil grafik yang saya peroleh bahwa jumlah orang yang terinfeksi semakin meningkat, kematian semakin meningkat, dan jumlah orang yang sembuh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah yang meninggal.” Paparnya dalam model penelitian Kak Prihantini.

Untuk mengurangi penyebaran C0VID-19 yaitu melakukan Sosial Distancing/ karantina. Dengan dilakukan sosial distancing dengan baik maka tingkat recovered semakin meningkat dibandingkan kematian, dan dalam selang 30 hari grafik kasus semakin menuju ke 0 (Stabil) dan jiika dalam skala besar maka semakin lama kasus dan kematian akan berangsur menghilang dalam dalam jangka 90 hari.

Untuk selengkapnya dapat diperoleh melalui link berikut sebagai Notulensi Talkshow Corona dalam Perspektif Matematika.

Notulensi Talkshow Corona dalam Perspektif Matematika