August 31, 2026
TEMBUS KOMPETISI NASIONAL, MAHASISWA FMIPA BERHASIL LOLOS PENDANAAN PKM AMLI 2026
Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa FMIPA UNY. Tim PKM AMLI yang beranggotakan Reno Bintang Laksmana (Pendidikan Matematika), Ferida Hafizhatul Lutfiyah (Pendidikan Matematika), Choirul Uly Nucha (Pendidikan Matematika), Talitha Nazwa Salsabila (Kimia), dan Hanif Kurniawan (Fisika) resmi dinyatakan lolos seleksi Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026. PKM ini diselenggarakan oleh Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (AMLI). PKM AMLI merupakan wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan ide, mengembangkan kreativitas, dan inovasi dalam menghasilkan karya yang dapat memberikan solusi nyata bagi berbagai permasalahan di masyarakat. Dalam ajang kompetisi ini, mereka mengajukan proposal skeman PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) yang berjudul “Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Padukuhan Sumur melalui Pemanfaatan limbah Dapur Berbasis Mikroorganisme Lokal sebagai Substitusi Bioaktivator Kimia” yang berfokus pada efisiensi di sektor pertanian Kabupaten Gunungkidul.
Program ini dilatarbelakangi oleh permasalahan limbah dapur rumah tangga yang melimpah tetapi belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat. Inovasi yang ditawarkan adalah mengubah limbah organik menjadi cairan Mikroorganisme Lokal (MOL) yang akan digunakan sebagai bioaktivator alami dalam pembuatan pupuk organik secara mandiri. Langkah ini diharapkan mampu membantu masyarakat untuk menekan biaya operasional pertanian yang selama ini bergantung pada bioaktivator kimia buatan.
Keunggulan program ini terletak pada sistem keberlanjutan yang dibangun secara mandiri oleh masyarakat. dilengkapi dengan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP), sistem pematerian, pendampingan secara berkala, hingga pembentukan tim pengelola. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa program tetap harus berjalan dan memberikan manfaat secara berkesinambungan bahkan setelah masa kegiatan PKM berakhir.
Pada mulanya, gagasan pengabdian ini merupakan bentuk pengembangan dari program kerja yang ada di Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO Ormawa). Kematangan konsep yang telah terbentuk dari pengalaman sebelumnya memungkinkan tim menyelesaikan penyusunan proposal PKM AMLI dalam waktu singkat, yaitu sekitar satu hingga dua minggu. Tantangan dari PKM ini yaitu di timeline yang cukup singkat, tetapi karena adanya kolaborasi yang solid antar anggota tim lintas jurusan Pendidikan Matematika, Kimia, dan Fisika menjadi kunci utama keberhasilan mereka dalam melewati seluruh tahapan seleksi.
Saat ini, tim mahasiswa tersebut tengah mematangkan persiapan teknis pelaksanaan program di lapangan, termasuk melakukan koordinasi intensif bersama dosen pendamping, pihak universitas, serta pengelola Padukuhan Sumur. Selain berkomitmen untuk mengabdi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat mitra, tim juga mematok target tinggi untuk bisa meraih juara pada ajang kompetisi PKM AMLI ini.
Mereka berharap masyarakat dapat secara mandiri mengelola limbah menjadi produk bernilai guna sekaligus meningkatkan efisiensi sektor pertanian lokal. Harapan ini tidak hanya berhenti pada masa kompetisi semata, melainkan menjadi langkah awal untuk menciptakan kemandirian warga dalam jangka panjang. Dengan berkurangnya ketergantungan pada bahan kimia buatan dan menurunnya biaya operasional harian, program ini di targetkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi serta mendorong keberlanjutan sektor pertanian masyarakat setempat.
The most popular content
Pendaftaran Donor Darah #2 2026
୨୧₊˚✦🏩══════ 🩸 ══════🏩✦˚₊୨୧𝐏 𝐄 𝐍 𝐃 𝐀 𝐅 𝐓 𝐀 𝐑 𝐀 𝐍 𝐃 𝐎...
Program Pengembangan Minat dan Bakat (PPMB) 2026
╔ 📚✨═══════════════╗ 𝐏𝐑𝐎𝐆𝐑𝐀𝐌 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐌𝐁𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍𝐌𝐈𝐍𝐀𝐓 𝐃𝐀𝐍 𝐁𝐀𝐊𝐀𝐓 (𝐏𝐏𝐌𝐁) 𝟐𝟎𝟐𝟔╚═══════════════ 🏆🎖️╝ 𝐇𝐚𝐥𝐥𝐨𝐨, 𝐌𝐚𝐡𝐚𝐬𝐢𝐬𝐰𝐚 𝐀𝐤𝐭𝐢𝐟 𝐃𝐞𝐩𝐝𝐢𝐤𝐦𝐚𝐭!👋🏻🤩 Punya minat,...